Waspada Racun Demokrasi: Tolak Politik Adu Domba di Tahun Pemilu!
Tahun pemilu adalah momen krusial bagi masa depan bangsa, namun juga rawan disusupi praktik politik adu domba. Praktik ini, yang berpotensi memecah belah persatuan dan merusak sendi-sendi demokrasi, harus kita waspadai bersama.
Politik adu domba adalah upaya sistematis untuk menciptakan perpecahan di masyarakat melalui penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga eksploitasi isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan). Tujuannya jelas: melemahkan lawan politik dan menguntungkan pihak tertentu dengan mengorbankan kohesi sosial.
Dampak politik adu domba sangat merusak. Ia merenggangkan hubungan antarwarga, memicu konflik horizontal, serta mengikis kepercayaan publik terhadap proses demokrasi itu sendiri. Alih-alih fokus pada gagasan dan program untuk kemajuan bangsa, energi bangsa terkuras untuk saling curiga dan bermusuhan.
Maka, peran kita sebagai warga negara sangat krusial. Jadilah pemilih cerdas: saring informasi, jangan mudah termakan provokasi, dan selalu verifikasi kebenaran berita dari sumber terpercaya sebelum menyebarkannya. Utamakan persatuan di atas kepentingan golongan atau individu.
Pemilu seharusnya menjadi ajang kontestasi gagasan dan visi, bukan perpecahan. Mari kita kawal pesta demokrasi ini dengan kedewasaan, menjaga kerukunan, dan memastikan ia berjalan jujur, adil, serta bermartabat demi Indonesia yang lebih kuat dan bersatu.












